BANGKALAN, Lsmpakis.com – 13 Juli 2026 – Menyambut hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), UPTD SDN Kemayoran 1 Kabupaten Bangkalan tampil beda. Bukan dengan barisan pengantar yang kaku, melainkan dengan senyuman dan tawa yang memecah keheningan halaman sekolah. Ratusan siswa baru disambut hangat oleh sepasang badut berkostum merah putih yang langsung mengajak mereka bergerak dan berjoget riang.
Kepala Sekolah Nurhayati Eka menjelaskan, konsep penyambutan ini dirancang khusus untuk memecah kecemasan yang sering muncul saat anak-anak meninggalkan kenyamanan rumah dan memasuki lingkungan baru.
“Kami tidak ingin mereka memulai masa sekolah dengan rasa takut. Lewat suasana yang santai dan penuh canda, kami berharap sekolah langsung terasa seperti rumah kedua bagi mereka,” ujar Nurhayati.
Cita-cita Digantung, Semangat Ditanam
Setelah suasana mencair, giliran momen penuh makna berlangsung. Setiap siswa diberikan secarik kertas untuk menuliskan apa yang ingin mereka capai di masa depan. Satu per satu, tulisan tangan mungil berisi harapan itu kemudian digantung pada “Pohon Impian” yang berdiri kokoh di tengah area sekolah.

Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah awal menanamkan kesadaran akan tujuan belajar. Sekolah juga menekankan bahwa kecerdasan harus berjalan beriringan dengan akhlak yang baik.
“Pohon ini akan tumbuh, begitu juga harapan mereka. Kami pastikan mereka tidak hanya pandai menghitung dan membaca, tapi juga menjadi anak yang berbudi luhur,” tambahnya.
Dukungan Penuh Orang Tua
Langkah kreatif ini disambut antusiasme tinggi oleh para wali murid. Amelia Karlina yang mendampingi anaknya, mengaku sangat lega melihat wajah berseri sang buah hati.
“Biasanya anak saya suka menangis kalau tempat baru, tapi hari ini dia malah tidak mau pulang. Kami juga sangat berterima kasih, pengaturan tempat duduk sudah rapi sehingga tidak ada keributan atau saling berebut,” ungkapnya.
Kesan yang sama disampaikan Inayah, salah satu siswa baru yang matanya tak lepas dari sosok badut. “Suka sekali! Badutnya lucu, tapi badannya besar banget,” katanya sambil tertawa renyah. (Anggri)

