36 HARI ERLAN MASIH BEBAS: KETIDAKMAMPUAN ATAU KETIDAKMAUAN MENANGKAP?

BANGKALAN , Lsmpakis.com – Genap sudah 36 hari sejak jenazah Sekretaris Dinas PRKP Pemkab Bangkalan, Ruli Yunis Setiawati, ditemukan di area parkir Bandara Juanda, Sidoarjo. Namun hingga saat ini, terduga pelaku utama yang berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO), Erlan (54 tahun), belum juga berhasil diamankan. Identitas lengkap, ciri fisik, rekam jejak pergerakan, hingga rekaman CCTV sudah diketahui penyidik sejak awal, namun pelaku seolah lenyap ditelan bumi.

Belum ada rilis resmi dari Polda Jawa Timur maupun Polresta Sidoarjo yang menyatakan Erlan telah tertangkap. Tim gabungan Jatanras dikabarkan terus menyisir berbagai wilayah, namun hingga kini belum membuahkan hasil. Lambatnya penangkapan ini memicu pertanyaan mendasar yang tak bisa lagi diabaikan: apakah aparat memang tidak mampu, atau justru tidak berkehendak menangkapnya?

KARENA IDENTITAS SUDAH JELAS, YANG DIRAGUKAN ADALAH KEMAUAN

Menanggapi situasi yang semakin mencurigakan, Ketua Umum Lembaga PAKIS, Abdurrahman Tohir, menyampaikan kecaman keras sekaligus pertanyaan tajam kepada pihak penegak hukum:

“Identitas Erlan sudah jelas, ciri fisik diketahui, rekam jejak pergerakan terekam. Dengan segala sarana, anggaran, dan jaringan yang dimiliki Polri, mengapa satu orang ini masih berkeliaran bebas? Jika datanya sudah lengkap sejak awal, maka yang patut dipertanyakan bukan lagi kemampuan, melainkan kemauan politik penegak hukum untuk benar-benar menangkapnya.”

DUGAAN: APAKAH SENGAJA DITUNDA AGAR RAHASIA TIDAK TERUNGKAP?

Lebih lanjut PAKIS mengingatkan bahwa keterlambatan penangkapan yang tidak masuk akal ini memunculkan dugaan yang sangat kuat di tengah masyarakat:

“Apakah penangkapan Erlan sengaja ditunda? Apakah ia dilindungi agar tidak sempat berbicara? Apakah di balik kematian Ruli Yunis Setiawati tersimpan rahasia besar yang jika terungkap akan menjatuhkan pihak-pihak lain yang jauh lebih kuat? Jika benar demikian, maka yang sedang dipermainkan bukan hanya waktu, melainkan keadilan itu sendiri.”

PAKIS juga menegaskan dugaan bahwa Erlan hanyalah pelaksana di lapangan — aktor semata — sementara ada dalang yang berdiri di balik layar, menyuruh, melindungi, dan memastikan kasus ini tidak tuntas seutuhnya.

DESAKAN TEGAS: TUNJUKKAN KEMAUAN, TANGKAP SEKARANG

Oleh karena itu, PAKIS mendesak aparat penegak hukum untuk:

  • Segera tangkap Erlan dan tunjukkan bahwa kemauan menangkap itu benar-benar ada.
  • Jelaskan secara terbuka mengapa penangkapan memakan waktu 36 hari padahal identitas pelaku sudah jelas sejak awal.
  • Perluas penyelidikan untuk menelusuri kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat, melindungi, dan berkepentingan agar Erlan tidak tertangkap.

“Rakyat mulai bertanya: apakah ini ketidakmampuan, atau justru ketidakmauan menangkap? Jawabannya ada pada tindakan aparat ke depannya. Keadilan tidak boleh ditunda, kebenaran tidak boleh dikorbankan demi melindungi siapa pun. Tangkap Erlan, ungkap dalangnya, dan berikan keadilan untuk Ruli Yunis Setiawati,” tegas Abdurrahman Tohir.

Advertisement

Artikel Terkait :

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer Minggu ini