SURABAYA, Lsmpakis.com – Pusat Analisa Kajian Informasi Strategis (PAKIS) menyoroti tajam kondisi bangsa saat ini. Menurut pandangan lembaga kajian ini, program unggulan seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) serta Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) justru berpotensi berbalik arah menjadi sarana PEMERATAAN PRAKTIK KORUPSI, bukan pemerataan kesejahteraan rakyat.
“Kini korupsi telah merambah ke seluruh sendi kehidupan, baik di dalam institusi pemerintahan maupun tatanan sosial masyarakat luas. Akibatnya, fungsi dan peran lembaga negara menjadi kabur, tidak lagi jelas arah dan tujuannya,” tegas Ketua Umum PAKIS, Abdurrahman Tohir dalam keterangannya, Sabtu (18/7/2026).
Lebih jauh, Abdurrahman Tohir menilai visi dan misi bangsa yang tertanam dalam landasan paling dasar, yaitu Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, seolah telah kehilangan arah dan mendesak dilakukan peninjauan ulang secara mendasar.
Melihat fakta bahwa agenda Reformasi yang digulirkan puluhan tahun lalu dinilai telah gagal total menghentikan kebusukan sistem, PAKIS menawarkan langkah solusi yang radikal:
“Solusi strategis dan terbaik saat ini bukan sekadar perbaikan di permukaan. Negara ini sudah saatnya di-RESTART dari awal, atau bahkan ditempuh jalur REVOLUSI untuk membangun kembali tatanan yang benar-benar berpihak pada keadilan sejati,” pungkas Abdurrahman Tohir.
Pandangan tegas ini pun memicu diskusi hangat. Sebagian pihak sepakat perlunya pembenahan sistem secara menyeluruh, namun sebagian pengamat lain mengingatkan agar upaya perubahan tetap diupayakan melalui jalur konstitusional demi menjaga persatuan bangsa.

