PANDANGAN LSM PAKIS: JANGAN MEMANDANG DARI SUDUT KACAMATA YANG LENSANYA RETAK

Menyikapi Pelaksanaan Revitalisasi Sekolah Kabupaten Bangkalan Tahun 2026

BANGKALAN, 24 September 2026 (Lsmpakis.com) — Kabupaten Bangkalan memikul amanah luar biasa: sebanyak 180 satuan pendidikan menerima bantuan revitalisasi langsung dari pemerintah pusat. Angka ini bukan sekadar catatan anggaran, melainkan harapan nyata perbaikan tempat belajar generasi penerus kita. Di momen bersejarah ini, LSM PAKIS menyampaikan pandangan terbuka kepada seluruh elemen bangsa — pegiat antirasuah, awak media, sesama lembaga masyarakat sipil, serta seluruh warga Bangkalan.

PANGGILAN UNTUK KEBENARAN YANG UTUH

Kami mencatat satu hal yang perlu direnungkan bersama: belum jarang, ketika sebuah persoalan disorot, pandangan kerap terburu-buru, kurang lengkap, dan belum berdasar fakta yang utuh. Seakan-akan kita memandang dunia melalui kacamata yang lensanya retak — yang terlihat hanya sisi yang diinginkan, bukan keseluruhan kenyataan.

Kepala sekolah yang memegang amanah ini bukan tenaga ahli pembangunan maupun perencana proyek secara profesi. Mereka adalah pendidik yang tiba-tiba dipercaya mengelola dana pembangunan berskala besar. Wajar jika belum semua hal berjalan sempurna, belum semua prosedur dipahami seketika. Terkadang dana belum terserap sepenuhnya — bukan berarti disalahgunakan, melainkan karena ada kewajiban pemotongan pajak, tahapan pencairan bertahap, serta tata cara pertanggungjawaban yang ketat sesuai petunjuk teknis. Ketidakpahaman terhadap mekanisme ini kerap diubah menjadi asumsi negatif yang dilebih-lebihkan, lalu disebarkan seolah-olah itu kebenaran yang sudah terbukti.

MENJADI PENGAWAS YANG DEWASA, TEGAS, DAN MEMBERI RUANG

Kami mengajak semua pihak untuk berdiri tegak dengan keadilan:

  • Awasi dengan tajam dan tak kenal kompromi. Jangan biarkan satu rupiah pun hilang tanpa pertanggungjawaban yang sah dan dapat diperiksa. Jika ditemukan penyimpangan, kebocoran, atau pelanggaran aturan, kumpulkan bukti yang kuat, laporkan, dan proses secara hukum tanpa ragu. PAKIS akan berdiri di barisan terdepan mengawal kebenaran.
  • Namun dampingi juga dengan kesabaran dan bimbingan. Jangan hanya menghakimi. Jelaskan, arahkan, dan bantu memahami. Kepala sekolah butuh panduan, bukan sekadar tuduhan. Bantu mereka memahami petunjuk teknis, alur keuangan, serta tata cara pelaporan agar pelaksanaan berjalan benar, rapi, dan dapat dipertanggungjawabkan.
  • Jangan jadikan asumsi sebagai kebenaran yang disebarkan. Cek fakta, pelajari aturan, pahami juga keterbatasan dan psikologi pelaksana. Kritikan yang membangun jauh lebih berharga daripada tuduhan yang melukai tanpa dasar.

TUJUAN KITA SATU: SEKOLAH LAYAK BAGI SETIAP ANAK

Tujuan pengawasan ini bukan untuk menjatuhkan seseorang, melainkan memastikan setiap rupiah yang diterima digunakan sepenuhnya untuk gedung yang kokoh, ruang yang sehat, fasilitas yang lengkap, dan lingkungan belajar yang aman bagi anak-anak Bangkalan.

Bersikaplah tegas terhadap penyimpangan, namun lembut terhadap ketidaktahuan. Berikan koreksi yang membangun, bukan penghakiman yang mematikan. Itulah cara kita menjaga negeri ini dengan benar.”

Mari kita bangun kebiasaan berpikir dan bertindak secara profesional, arif, dan bijak. Karena yang kita perjuangkan bukan sekadar berita di media — melainkan masa depan pendidikan di tanah tempat kita berpijak.

Penulis: Abdurrahman Tohir (ART)
Ketua Umum LSM PAKIS

PAKIS — Pusat Analisa Kajian Informasi Strategis

Advertisement

Artikel Terkait :

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer Minggu ini